Cara Bebaskan Kamar Mandi Dari Kelembaban

Ada pemeo mengatakan, kebersihan kamar mandi adalah cerminan dari pemilik rumah. Bila pemilik rumah memang rajin tentunya keadaan kamar mandi akan nampak rapi dan bersih. Sebaliknya, bila pemilik hunian pemalas, tampilan kamar ini akan memperoleh kesan menjijikkan karena kusam. Kamar mandi menjadi kuasam biasanya karena kondisinya lembab. Bagaimana cara bebaskan kamar mandi dari kelembaban tersebut?

Alangkah baiknya melakukan pengecekan sebelum keadaan kamar mandi mendapatkan citra kusam. Langkah yang harus diperhatikan ialah mengenal kelembapannya. Pasalnya bila tidak dilakukan maka kelembaban memiliki potensi menimbulkan masalah, seperti timbulnya flek pada sudut lantai dan dinding akan cepat berjamur. Lalu bagaimana cara bebaskan kamar mandi dari kelembaban ini?

Untuk itu segera cegah masalah ini dengan waterproofing sebelum lembab telanjur menyebar ke sudut-sudut ruang. Air yang meresap di lantai kamar mandi bila dibiarkan akan menyebabkan kelembapan. Malah, kerusakan itu dapat menambah parah fisik bangunannya. Terlebih bila kamar mandi kerap menyisakan genangan air dalam jangka waktu yang realtif lama maka secara otomatis jamur itu akan muncul.

Biasanya waterproofing dipergunakan pada kulit luar rumah. Untuk masalah seperti ini, penerapan pelapis anti bocor juga biasa digunakan di dalam kamar mandi. Tujuannya adalah disamping untuk mengantisipasi kerapuhan pada fisik dinding dan dapat melindungi fisik lantai. Supaya bahan ini bisa menjaga secara optimal maka sewaktu proses pelapisannya mesti diperhatikan. Berikut ini cara bebaskan kamar mandi dari kelembaban dengan memasang waterproofing yang benar pada lantai.

Pertama, lapisan lantai memakai campuran waterproofing dan air dengan proporsi 1:1. Campuran tersebut secara merata dibalurkan pada lantai beton dan searah dengan memakai roller atau kuas.

Setelah 4 jam lapisan pertama mengering, barulah waterproofing tanpa campuran dilapiskan kembali pada lantai. Kemudian campurkan air dan waterproofing dengan proporsi 1:1. Siramkanlah dengan arah yang berlainan dari lapisan kedua.

Bila lapisan kedua horizontal, maka lapisan ketiga mesti vertikal dan demikian sebaliknya. Hal ini bertujuan supaya lapisan-lapisan itu menghasilkan anyaman yang kuat. Lalu taburkanlah pasir di atasnya sebelum lapisan ketiga mengering. Pasir bermanfaat untuk mengikat acian supaya lebih kuat melekatnya.

Setelah itu di atas lapisan tersebut dipasang ubin sebagaimana biasanya dengan memakai acian. Pelapisan waterproofing tadi dapat diaplikasikan untuk menghindari timbulnya air dari dalam tanah lewat lantai.

Dengan adanya perawatan yang maksimal ini diharapkan keadaan fisik kamar mandi Anda bisa terlepas dari serangan jamur dan kelembaban. Tentu saja, penampilan kamar mandi Anda pun menjadi nampak lebih nyaman dan segar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ˆ Back To Top